Gelar Aksi Nasional, FMN dan BEM Soroti Dampak Kebijakan Ekonomi Pemerintah

Mahasiswa mulai menuju lokasi demo.

Jakarta, ruangkaji – Gelombang protes mahasiswa mulai bergulir menyikapi situasi ekonomi dan politik nasional saat ini. Front Mahasiswa Nasional (FMN) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai universitas menggelar aksi nasional di berbagai wilayah, kota, kampus, hingga pedesaan.

Aksi bersama ini mengusung tajuk utama #MenujuIndonesiaBangkrut sebagai bentuk respon terhadap kondisi kesejahteraan masyarakat yang dinilai kian merosot.

Gerakan mahasiswa ini menyoroti dampak nyata dari kebijakan pemerintah, salah satunya terkait penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Kebijakan tersebut dinilai memperberat beban hidup masyarakat di tengah pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta ketidakpastian situasi geopolitik global.

Pihak penyelenggara aksi menyatakan bahwa dampak pelemahan ekonomi ini sangat dirasakan oleh berbagai lapisan masyarakat:

  1. Sektor Pertanian: Kaum tani di pedesaan dinilai semakin kesulitan membiayai produksi dan terjebak masalah utang.
  2. Masyarakat Perkotaan: Buruh dan masyarakat miskin kota kesulitan memenuhi kebutuhan pokok serta mengakses pelayanan publik yang terjangkau.
  3. Sektor Pendidikan: Kebijakan pemotongan anggaran publik dinilai berimbas pada komersialisasi sektor sekolah dan perguruan tinggi demi kepentingan industri strategis skala besar.

Ketua Umum FMN Symphati Dimas Rafi’i menegaskan bahwa rangkaian aksi ini merupakan respons langsung terhadap sistem ekonomi dan politik yang sedang berjalan di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Melalui aksi terorganisasi ini, aliansi mahasiswa mendesak pemerintah untuk segera menghentikan seluruh program dan kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan rakyat serta mencederai nilai-nilai demokrasi.

 

Related